Senin, 15 Oktober 2018

Spot instagramable di Gusong Bugis, Opsi Wisata Selain Pantai di Belitung.

Salah satu Spot yang bisa di kunjungi di Gusong Bugis

Pantai begitu identik dengan Kabupaten Belitung tapi ada juga opsi wisata selain pantai yang bisa dikunjungi di Negeri Laskar Pelangi ini. 
Tepatnya di Kecamatan Tanjung Pandan Desa Juru Seberang terdapat tempat wisata alam hutan mangrove yang menyediakan spot foto instagramable yaitu Gusong Bugis atau nama kerennya Belitung Mangrove Park.
Continue reading...

Jumat, 14 September 2018

Bernostalgia Di Museum Kata Andrea Hirata

Sudut Warna-warni
Masuk ke museum Kata Andrea Hirata itu seperti bernostalgia tentang film perjuangan Lintang, ikal, mahar dan kawan-kawan dalam laskar pelangi. Intinya Mereka para ksatria yang berjuang meraih mimpi ditengah keterbatasan.
Continue reading...

Sabtu, 08 September 2018

Curug Sentral : Kisah Morongkol yang Terusir

Curug Sentral, Jayanegara Kabandungan Sukabumi
Awalnya pengen ngabisin hari minggu dirumah sambil kangen-kangenan sama mamah. Tapi Mamah malah aneh ngeliat aktifitas kangen-kangenan saya saat itu. 

"Tong Morongkol wae atuhhh, sok gerak!, ameh kesangan". Teriak Mamah.
Kalau dipagi dingin kita tarik selimut terus meluk erat guling dengan posisi meng-udang itu artinya kita sedang Morongkol. 
Continue reading...

Selasa, 12 Juni 2018

Yang Berbeda Dari Wisata Budaya 7 Likur Desa Mancung Tahun Ini.

Api Likur Desa Mancung
Malam 7 likur di Desa Mancung pada tahun ini berlangsung meriah. Tradisi ini secara turun temurun dilestarikan dan menjadi wisata budaya religi yang mengundang rasa penasaran banyak kalangan. Dibanding tahun sebelumnya ini dia yang beda dari wisata budaya 7 likur Desa Mancung Tahun ini.
Continue reading...

Jumat, 19 Januari 2018

Nungki sambil Ngupi di Kupi Kuli

Warkopnya museum timah
Ngupi menjadi ritual pelangkap nungki (baca:nongkrong). Asalkan minuman ini tersaji, ngobrol jadi lebih asik sampai lupa durasi. Niat awalnya pengen menjawab rasa penasaran tentang museum kata Andrea Hirata. nggak dinyana ada kedai kupi kuli diujung gedung utama museum kata. 
Karena gaya kedai ngopinya hommie banget akhirnya saya, om Prisman dan Sultan mutusin buat ngupi dulu disini. Sekalian melepas lelah setelah satu  setengah jam perjalanan kami tempuh dari Tanjungpandan menuju Gantong Belitung Timur.
Rumah yang digunakan sebagai museum kata ini adalah bekas rumah pegawai timah yang dibeli oleh Andrea Hirata. Seperti rumah pada biasanya terdapat dapur di gedung bagian belakang. Dapur inilah yang menjadi warkop kupi kuli.
Gaya interior yang nyentrik dan gak biasa
Ada Cendramata dan Marchandise yang dijual tepat disebelah Warkop
Ada empat meja bundar yang ditata rapi dibagian tengah plus lima kursi kayu yang disusun melingkar pada keempat mejanya. Diatas setiap meja terdapat aneka makanan khas Belitung dan makanan ringan kreasi rumahan lainnya. Suasana dapur bergaya rumah zaman old nampak banget di kedai ini.
Ada tungku dipojok kanan lengkap dengan dua teko lawas yang digunakan  memanaskan air. Rak-rak kecil dengan gelas dan tumpukan perabotan lainnya juga tersimpan tidak jauh dari tungku. Dua pintu samping yang diapit jendela motif kusen kotak-kotak, menjadi sumber pencahayaan alami sekaligus penyalur sepoi aroma lezat kopi yang  tengah diseduh oleh sang juru racik Ibu Tini.
Dari gayanya, ibu Tini sepertinya sudah mengenal betul filosofi kupi kuli yang menjadi trademark dari kedai museum literasi. 
So Clasic

Ibu Tini Sang Juru Racik

Yang pernah baca novel Andrea Hirata atau nonton filmnya Laskar Pelangi pasti tahu sedikit tentang tradisi ngupi-nya urang Belitung. Ngupi menjadi sarana bertukar informasi dan warung kopi bagaikan kantor berita tempat informasi bersumber sekaligus  menyebar. Dari mulai kabar terkini, teraktual hingga terkupas tajam. Namun harus diuji untuk dikatakan berimbang.
Ada juga aktifitas ngupi yang biasa dilakukan oleh para pegawai, buruh, hingga pekerja kantoran sebelum mereka bertugas mengais rezqi. Dengan harapan segelas kopi yang diminum mampu menjadi pelecut energi dalam berburu sesuap nasi. Maka dikatakanlah Kupi Kuli, sebuah ritual ngupi sebelum nguli.
Ngupi dulu sebelum Nguli

Kelamaan Ngupi lupa Nguli
Cocok dengan momen yang kami hadapi saat itu bedanya kami nguli sambil ngupi.
Kopi yang disajikan adalah jenis Robusta dan Arabika. Saya dan Sultan menjajal kopi susu dan pak Prisman memilih kopi hitam. Sayup-sayup nyanyian lagu laskar pelangi dari Nidji menemani waktu ngupi kami. Sambil sesekali diskusi dan bernostalgia tentang ceritera Laskar Pelangi yang dulu pernah kami baca dan tonton.
Rangkaian seruput yang bertubi tak henti kami lakukan, semakin tinggi gelas kami angkat semakin kami ogah beranjak dari kedai ini. Belum lagi rasa kopinya yang khas bikin Niatan nguli yang sejak awal kami tekadkan semakin terancam.
Yahhhh andai saja kami bisa untuk tidak menjiwai filosofi Kupi Kuli saat itu. Cukup hanya ngupi saja dan tak perlu nguli.. Pasti lebih menarik (Angan-angan).
Sajian Kupi Kuli

Continue reading...

Jumat, 01 Desember 2017

Kisah Maknyuss-nya Mie Aceh dan Arabica Gayo

Maknyuss
Malam terakhir di Bengkulu, tidak banyak yang dilakukan. Saya hanya beristirahat melepas lelah setelah seharian menyambangi tempat wisata di Bumi Raflesia. 
Continue reading...

Kamis, 23 November 2017

Uniknya Taman Mini Recycle Park di Desa Tukak

Kreatifitas Daur Ulang
Gambaran Konsep Wisata Daur Ulang
Konsep desa wisata daur ulang yang dikembangkan sejak tahun 2016 menghantarkan Desa Tukak menjadi salah satu destinasi wisata. Saat itu seluruh warga dan aparat desa dibantu istri Bupati Bangka Selatan, Ibu Eka. Mantap,
Continue reading...

Minggu, 19 November 2017

Nyeruput Madu dari Sarang Lebah Kelulut (Cara Minum Madu Zaman Now!)

Lebah Kelulut
Lebah Kelulut
Belum tahu apakah kelulut berasal dari bahasa Bangka atau bukan, tapi kata kelulut menggambarkan keberadaan sarang dari lebah ini. sarangnya cenderung melilit-lilit dan semerawut layaknya tali yang kusut, namun tetap memiliki pola yang berurut!.
Continue reading...