Inspirasi Manis Cokelat Candu, Dari Hobby Menjadi Peluang Bisnis

"Kenali dan mengerti diri sendiri" premis menarik seorang Merinda Haris, ibu rumah tangga sekaligus founder Cokelat Candu. Mengenal cokelat candu membawa kekaguman tersendiri, mengubah sudut pandang saya tentang keluarga terlebih perannya sebagai support system.
Kebanyakan sepakat jika menjadi ibu rumah tangga adalah kesibukan yang tak berujung menguras stamina, fikiran dan lain-lain. Rutinitas harian sebagai IRT selalu berpengaruh pada psikologis dan emosi sang ibu dan dampaknya bisa langsung dirasakan seluruh penghuni rumah. 

Respect selalu untuk bunda-bunda dirumah yang berjibaku dengan kesibukan rumah tangga tapi bisa tetap produktif. Menjadi ibu rumah tangga saja sudah repot masih rela dipusingkan dengan produktifitasđź‘Ť. 

Merinda Haris bisa jadi salah satu IRT dengan komitmen yang tinggi menjalani peran ibu dan mompreneur secara besamaan. Mengurus keluarga, menjadi guru home schooling sekaligus pembuat kurikulum pendidikan untuk empat anaknya sampai menjadi business planner bagi perusahaan cokelat yang dirintisnya. 

Semua tentu tidak sepenuhnya berjalan baik ada naik turunnya, ada sulit dan lapangnya. Namun merencanakan semua kesibukan diatas menjadi bagian dari aktifitas keseharian seorang istri dan ibu rumah tangga tentu bukan perkara mudah. Beruntung ada tekad dan support system yang siap mendukungnya yaitu keluarga. Kiat yang dibagi Merinda adalah "Kenali dan mengerti diri sendiri"

Alasan ini juga yang mendorong Merinda untuk terjun ke bisnis cokelat. Kenapa harus cokelat? Karena cokelat adalah makanan favorit Merinda sejak kecil. Proses mengenal cokelat ternyata membuka banyak informasi baru yang belum diketahui Merinda. Seperti fakta bahwa ternyata biji kakau adalah satu-satunya bahan dasar pembuatan cokelat atau fakta bahwa komposisi cokelat pada setiap produk makanan tidak sepenuhnya mengandung cokelat asli sampai fakta kalau Indonesia merupakan salah satu negara penghasil cokelat terbesar di dunia!! (walau belum banyak produk olahan cokelat dalam negeri yang mampu bersaing di bisnis percokelatan dunia). 

Fakta-fakta ini semakin menguatkan tekad merinda untuk terjun ke bisnis cokelat dengan misi baru yaitu edukasi tentang cokelat bagi masyarakat. Misi yang mungkin tidak semua orang mampu konsisten menjalankannya tapi Merinda memutuskan menggelutinya.



Sebagai ibu rumah tangga Merinda sadar jika siklus kesibukan yang dijalani harus benar-benar ia kenali dan fahami. Mengenal dan memahami rutinitas inilah yang menjadi modal Merinda menyusun strategi penunjang produktifitasnya sebagai ibu rumah tangga.

Dimulai dari membangun dapur produksi cokelat sendiri di Jember Jawa Timur dan dari dapur ini Merinda Haris berhasil memperoleh cokelat berkualitas yang sesuai dengan keinginannya. Lalu berjualan online melalui e-commerce yang berhasil memberikannya waktu luang untuk keluarga. Serta menjalankan metode pemasaran secara digital yang beriringan dengan misi edukasi cokelat bagi masyarakat. Semua strategi ini memberikan kebebasan Merinda menjalankan peran dan hobby-nya secara bersamaan.

Bisnis memang tentang mental, kesungguhan dan strategi. Mengenal lalu mengerti diri sendiri bisa jadi salah satunya.


Simak Video Merinda Haris Dari Hobby Makan Cokelat Akhirnya Punya Bisnis Cokelat Sendiri | Inspirasi Cokelat Candu |





0 Komentar