Rabu, 04 November 2015

Festival Seroja


Apa yang ada dalam fikiran anda saat menyaksikan Seratus ribuan telur ayam rebus diarak keliling kota?, luar biasa pastinya. Dan keunikan ini hanya ada di Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.




Arak-arakan telur ayam rebus yang dipadukan dengan penampilan tradisi dan budaya khas melayu ini dikenal dengan festival seroja. Tidak hanya telur para peserta juga berlomba mengemas semenarik dan sekreatif mungkin iring-iringan yang ada, agar dapat Menarik perhatian Dewan Juri dari Festival ini.


Kegiatan tahunan ini juga kian menjadi ikon pariwisata kota pangkalpinang, setelah pada tahun lalu juga berhasil digelar, namun dengan jumlah telur yang puluhan ribu lebih sedikit. Festival seroja tahun ini diikuti oleh kurang lebih 135 peserta, terdiri dari delegasi seluruh jenjang pendidikan yang ada di kota pangkalpinang, komunitas, hingga kelompok masyarakat lainnya. 



Telur menjadi simbol penting yang identik dengan festival seroja ini, dibungkus dalam sebuah tempat yang beraneka bentuk dan warna, lalu digantungkan pada lidi sebagai tangkai dari bunga seroja itu sendiri. kenapa harus telur, menurut Budayawan sekaligus kepala dinas pariwisata kota pangkalpinang Akhmad Elvian, “telur adalah sumber kehidupan, masyarakat Eropa bahkan mengenal teori yang mengatakan bahwa semua kehidupan berasal dari telur, semua telur berasal dari kehidupan (Omne vivum ex ovo, omne ovum ex vivo)”.


Di masyarakat melayu tradisi seroja ini kerap muncul pada acara aqiqah, pernikahan, khitanan, khatam alquran dan lain sebagainya. Para tamu undangan yang hadir pada upacara adat/tradisi ini akan mendapatkan seroja sebagai buah tangan dan tanda terimakasih dari tuan rumah. Karena bentuknya yang unik dan indah susunan telur seroja ini juga kerap menjadi hiasan yang melengkapi pesta atau upacara adat yang ada.

Syair Seroja
"Pawai Seroja Bukan Pawai Biasa
Isinya Mengungkapkan Adat Dan Budaya
Setiap Warga Harus Menjaga Keutuhan Dan Kelestariannya",- SMPN IV PANGKALPINANG







Load disqus comments

0 komentar