Kamis, 23 November 2017

Uniknya Taman Mini Recycle Park di Desa Tukak

Kreatifitas Daur Ulang
Gambaran Konsep Wisata Daur Ulang
Konsep desa wisata daur ulang yang dikembangkan sejak tahun 2016 menghantarkan Desa Tukak menjadi salah satu destinasi wisata. Saat itu seluruh warga dan aparat desa dibantu istri Bupati Bangka Selatan, Ibu Eka. Mantap,
menjadikan Tukak sebagai desa wisata yang menyuguhkan kreasi daur ulang limbah menjadi sesuatu yang menarik. Percaya tidak percaya menurut saya konsep ini cukup unik dan inovatif. 

Anda yang penasaran dengan konsep wisata daur ulang  mungkin bisa melipir ke wisata mangrove Desa Tukak Kabupaten Bangka Selatan. Tepat setelah melewati jembatan cinta yang pertama anda akan melihat gerbang taman daur ulang atau recycle park. 
Ditaman seluas 50-an meter persegi ini rasa penasaran saya tentang konsep wisata daur ulang langsung terjawab. 

Botol warna-warni digantungin dipohon, Unik! 
Ada banyak limbah yang disulap menjadi sesuatu yang menarik. Ban bekas, drum bekas hingga botol-botol bekas dijadikan ornamen berwarna dan berguna. Seperti kursi, meja dan lain sebagainya. Apresiasi positif, saya haturkan untuk Mahasiswa KKN Universitas Bangka Belitung yang sepertinya bekerja cukup keras untuk mewujudkan taman mini wisata daur ulang ini.  
karya kalian sangat unik, colorfull dan yang paling penting mampu menggambarkan cukup jelas tentang Konsep Tourism Recycling, iya maksudnya wisata daur ulang.


Taman Mini Warna-warni dan Spot Foto "Harapan"
Gerbang unik langsung menyambut saya saat masuk ke taman ini. Ada dua minions yang terbuat dari drum bekas dikanan kiri dari gapura recycle park.  Ada juga ikan besar yang terbuat dari ban mobil bekas disamping gerbang. Maju sedikit kita akan menemukan drum bekas yang dibuat menjadi lokomotif dan dicat hitam. Yah intinya ada banyak limbah disini yang mampu disulap menjadi hal-hal unik dan kreatif.


Gerbang Recycle Park 
Ada juga spot foto unik yang rata-rata ditambah kata "Harapan". Yahh kata itu memang erat banget dikalangan mahasiswa. Kita memang harus menanam dan memegang kuat harapan didalam benak bukan memberikannya secara cuma-cuma. Makanya suka ada kata-kata satir, "Jangan Memberi Harapan kalau akhirnya digantung".

Apa saja spot foto "Harapan", yang ada disini yang pertama, Pohon Harapan.  Ada dua pohon yang diapit oleh dinding ban motor bekas dengan dua drum bekas yang disulap menjadi kursi unik. Selain Bersantai kita bisa juga berfoto di sini, dinding dari ban motor bekas menjadikan spot ini begitu arstistik. Bisa lah untuk berfoto unik di spot Pohon Harapan ini.
pohon harapan 
Ada juga Terowongan Harapan yang panjangnya kira-kira 10 meter. Ada banyak botol bekas yang digantung dengan corak warna ngejreng diterowongan ini. Tidak hanya itu kerangka bambu berbentuk segi lima dengan balutan ranting kayu kering juga semakin membuat kita ingin berfoto disini.  

Terowongan Harapan

Selain spot foto kita juga disuguhkan beberapa tempat untuk bersantai dan duduk bersama keluarga ditaman ini. Karena letaknya dikawasan wisata hutan mangrove, keberadaan taman mini Recycle Park ini semakin asri dan alami. Banyak burung bersautan yang dapat kita dengar, semilir angin hutan mangrove yang sejuk juga bisa kita nikmati disini.  
spot pas menikmati udara sejuk dan kicauan burung khas mangrove  
Semoga banyak masyarakat diluar sana yang juga bisa mengadopsi konsep wisata daur ulang. Selain dapat memanfaatkan limbah menjadi sesuatu yang bermanfaat, diharapkan juga mampu membuat produktifitas sampah semakin berkurang
Load disqus comments

1 komentar: